OJK

Daftar Lengkap 20 Calon Komisioner OJK yang Lolos Seleksi Administratif Tahap Awal

Daftar Lengkap 20 Calon Komisioner OJK yang Lolos Seleksi Administratif Tahap Awal
Daftar Lengkap 20 Calon Komisioner OJK yang Lolos Seleksi Administratif Tahap Awal

JAKARTA - Panitia Seleksi Pemilihan Calon Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan 20 peserta yang lolos seleksi administratif pada Rabu, 4 Maret 2026. Keputusan ini tertuang dalam Pengumuman Nomor PENG-2/PANSEL-DKOJK/2026 dan bersifat final serta mengikat untuk tahapan administratif.

Ketua Panitia Seleksi Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa peserta yang lolos berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. Tahap berikut meliputi masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak, asesmen, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara.

Ruang Partisipasi Publik

Panitia Seleksi membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait integritas, rekam jejak, dan perilaku calon. Hal ini bertujuan agar proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel.

Masyarakat dapat menyampaikan informasi yang dapat memperkuat pertimbangan Panitia Seleksi. Partisipasi publik menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas calon anggota Dewan Komisioner OJK.

Profil Singkat 20 Calon Lolos Administratif

Berikut daftar lengkap 20 calon yang lolos seleksi administratif beserta jabatan terakhirnya:

Adi Budiarso — Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan.

Agus Sugiarto — Komisaris Independen PT Danantara Asset Management.

Anton Daryono — Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen, Bank Indonesia.

Ary Zulfikar — Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan.

Bambang Mukti Riyadi — Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah, Otoritas Jasa Keuangan.

Boby Wahyu Hernawan — Direktur Kerjasama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan.

Danu Febrianto — Senior Executive Vice President, Lembaga Penjamin Simpanan.

Darmansyah — Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan.

Dhani Gunawan Idat — Komisaris Utama BPRS HIK Parahyangan.

Dicky Kartikoyono — Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Bank Indonesia.

Dwityapoetra Soeyasa Besar — Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik, Lembaga Penjamin Simpanan.

Friderica Widyasari Dewi — Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan.

Hasan Fawzi — Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto, Otoritas Jasa Keuangan.

Hernawan Bekti Sasongko — Anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan.

Hidayat Prabowo — Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah.

Iskandar Simorangkir — Wakil Ketua Badan Supervisi Bank Indonesia.

Lasmaida Gultom — Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan 2015–2025, Otoritas Jasa Keuangan (Purnabakti).

Orias Petrus Moedak — Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics.

Pahala Nugraha — Komisaris Utama Danantara Investment Management.

Rizal Ramadhani — Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan.

Tahapan Seleksi Berikutnya

Para calon yang lolos seleksi administratif akan melalui tahapan evaluasi lebih mendalam. Tahap ini mencakup asesmen, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara yang dirancang untuk menilai kapabilitas dan integritas calon.

Selain itu, masukan masyarakat akan diperhitungkan sebagai bagian dari pertimbangan Panitia Seleksi. Evaluasi menyeluruh ini diharapkan menghasilkan calon komisioner yang profesional dan kredibel.

Transparansi dan Akuntabilitas Proses Seleksi

Proses seleksi OJK menekankan transparansi dan akuntabilitas sebagai prinsip utama. Setiap langkah dari seleksi administratif hingga wawancara publik dilakukan untuk memastikan kualitas calon terjaga.

Partisipasi publik memungkinkan masyarakat ikut menilai rekam jejak dan perilaku calon. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi OJK.

Menuju Komisioner OJK yang Profesional dan Kredibel

Dengan pengumuman 20 nama yang lolos seleksi administratif, tahapan berikutnya menjadi kunci bagi calon komisioner. Integrasi masukan masyarakat, asesmen, dan evaluasi profesional akan menentukan kualitas kepemimpinan di OJK ke depan.

Proses yang transparan dan akuntabel ini memastikan bahwa calon anggota Dewan Komisioner tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Tahapan seleksi ini menjadi fondasi bagi penguatan sektor jasa keuangan nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index