Gempa M7,7 di Laut Flores: Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan, Kepala BNPB Berangkat Malam Ini ke NTT

Gempa M7,7 di Laut Flores: Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan, Kepala BNPB Berangkat Malam Ini ke NTT
Personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat penanganan dampak gempa M7,7 di Laut Flores, NTT.

JAKARTA — Rapat koordinasi tingkat kementerian digelar pemerintah pada Sabtu (15/8) pukul 14.00 WIB untuk menyatukan langkah penanganan gempa bumi dahsyat yang mengguncang wilayah Laut Flores. Hasilnya, seluruh unsur terkait diminta mengerahkan personelnya secara terpadu ke daerah bencana.

"Seluruh unsur terkait akan mengerahkan personel untuk membantu Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota yang terdampak langsung bencana," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Unsur yang Dikerahkan dan Fokus Penanganan

Rapat yang dihadiri Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala BMKG, Basarnas, serta unsur Forkopimda NTT ini memutuskan pengerahan langsung dilakukan tanpa menunggu koordinasi lanjutan dari pusat.

Personel gabungan disebut akan langsung bergerak membantu pemprov dan pemkab/pemkot yang wilayahnya paling parah terdampak. Suharyanto menegaskan langkah ini diambil agar penanganan di lapangan berjalan terpadu dan tidak tumpang tindih.

"Dalam Rapat Koordinasi awal pertama ini masing-masing akan mengerahkan personelnya langsung membantu Pemprov NTT dan Pemda Kabupaten/Kota terdampak langsung ke daerah bencana," ujarnya.

Kepala BNPB Terbang Malam Ini, Rakor Lanjutan Digelar di NTT

Tak hanya mengirim personel, pimpinan BNPB ikut turun langsung memantau situasi. Suharyanto dijadwalkan berangkat bersama Menko PMK menggunakan pesawat komersial pada malam hari ini.

"Kami dan saya Kepala BNPB nanti malam menggunakan pesawat komersial akan segera berangkat dan direncanakan besok pagi sesampainya di NTT di Kupang lanjut di Ende," jelas Suharyanto.

Setibanya di lokasi, pemerintah berencana menggelar rapat koordinasi ulang di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Langkah ini bertujuan memastikan kebutuhan darurat seperti logistik, evakuasi, dan pelayanan kesehatan dapat segera dipetakan dan ditindaklanjuti secara akurat.

"Di sana kami juga akan menggelar Rakor tingkat provinsi dan kabupaten/kota," pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index